Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Daerah

Sutradara Terbaik Sumbar Kembali Garap Film Roman Budaya

766
×

Sutradara Terbaik Sumbar Kembali Garap Film Roman Budaya

Sebarkan artikel ini
Marde Putra, founder Marawa Pro Entertainment saat menerima penghargaan. (Dok. Marawa Pro)

TANAH DATAR – Animo masyarakat Sumatra Barat terhadap karya sineas lokal, ternyata selalu tinggi. Hal itu dibuktikan dengan jumlah penonton dari film-film lokal dengan genre roman budaya trus tumbuh subur.

“Kita sadari animo masyarakat Sumbar yang terus berharap agar film-film lokal kembali meggeliat. Hal itu didasari oleh keinginan banyak warga untuk mendapat tontonan mendidik seputar budaya dengan segala romantismenya,” demikian ujar founder Marawa Pro Entertainment, Marde Putra, ketika berbincang dengan redaksi media ini, Kamis (11/7).

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Sineas yang acapkali menyutradarai film garapannya sendiri itu mengatakan, majamemen Marawa Pro memang memilih genre roman budaya di setiap film yang digarap.

“Sejak Marawa Pro berdiri, kita konsen pada genre roman budaya. Hal itu karena secara pribadi saya memang tertarik pada bidang budaya seperti silat dan kajian tatanan adat Minang. Dengan sisipan romantisme di dalamnya, film-film Marawa Pro selalu mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Disampaikan oleh peraih prestasi Sutradara Terbaik 2016 (Film: Rumah Mertua) pada Sumbar Film Festival yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar itu, saat ini Marawa Pro terus menyiapkan film roman budaya sebagai tontonan masyarakat.

Cover film Surau Tingga, Film Terbaik 2022 Kemenag Sumbar. (Dok. Marawa Pro)

“Ada edukasi yang kita sampaikan dalam film tersebut. Saat ini, kita sedang menyiapkan film Babaliak ka Surau. Film ini merupakan lanjutan dari film Surau Tingga yang menjadi Film Terbaik tahun 2022 versi Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat,” terang Marde yang juga pegiat silat tersebut.

Selain garapan terbarunya berujudul Babaliak ka Surau yang tengah ditunggu oleh masyarakat, film berjudul Rumah Ini Butuh Tuhan pun sedang menanti untuk proses syuting.

“Jadi ada beberapa film baru yang kini sedang berproses. Ini menjadi tantangan buat kami di Marawa Pro untuk menghasilkan film-film berkualitas. Selain kisahna, juga muatan pesan edukasi yang ada di dalamnya, menjadi perhatian serius kami,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, di tengah kesibukannya bersama talent-talent potensial untuk ikut dalam film garapannya, Marde juga membuka diri untuk kerjasama dengan berbagai pihak.

“Marawa Pro membuka diri untuk kerjasama dengan semua pihak dalam setiap film kami. Bisa saja para tokoh, pemerintah daerah, atau person-person yang tertarik pada Bidang perfilman,” pungkas Marde.(ni)

I Love Wallpaper Store