Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Bisnis

Pemerintah Mulai Pendataan Pengguna LPG 3Kg, Pembelian dengan Cara Ini

41
×

Pemerintah Mulai Pendataan Pengguna LPG 3Kg, Pembelian dengan Cara Ini

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Pertamina Patra Niaga, telah memulai transformasi subsidi Liquefied Petroleum Gas (LPG) Tabung 3 kilogram (Kg), melalui  pendataan berbasis teknologi mulai 1 Juni 2024.

Seperti dilansir laman Kementerian ESDM, Jumat (31/5/2024), langkah itu  dilakukan supaya pengguna yang terdaftar secara resmi sesuai  akan menjadi penerima manfaat sehingga distribusi LPG 3 Kg tepat sasaran.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

“Proses transformasi itu akan dilakukan secara bertahap, dengan memperhatikan kesiapan data, infrastruktur, serta kondisi ekonomi dan sosial masyarakat,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi, di Jakarta, Jumat (31/5/2024).

Agus menegaskan, bahwa saat ini masih dilakukan tahapan pencatatan data pembeli LPG Tabung 3 kg.

Pada 1 Juni 2024, menandai kick off dimulainya kewajiban pencatatan berbasis teknologi menggunakan Merchant Apps Pangkalan (MAP) di setiap pangkalan LPG.

“Jadi saat ini belum ada pembatasan langsung terhadap pembelian LPG 3 Kg, melainkan perubahan pencatatan data pengguna LPG 3 Kg, dari semula logbook manual, menjadi berbasis teknologi menggunakan MAP. Bagi KTP-nya yang belum terdaftar ada tambahan waktu utk difasilitasi pendaftaran pada sistem penjualan LPG,” katanya.

Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa terdapat pengecualian untuk daerah-daerah tertentu yang masih mengalami kesulitan sinyal, di mana penggunaan logbook tetap diperlukan. Data dari daerah-daerah tersebut telah diinventarisasi oleh Pertamina.

“Beberapa daerah yang masih kesulitan sinyal internet dikecualikan dan masih menggunakan logbook,” ungkap Agus.

Adapun per 30 April 2024, sudah terdapat 41,8 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang mendaftar Subsidi Tepat LPG, di mana 86% pendaftarnya adalah dari sektor rumah tangga. Selebihnya 5,8 juta NIK dari usaha mikro; 12,8 ribu NIK dari petani sasaran; 29,6 ribu NIK nelayan sasaran; dan 70,3 ribu pengecer LPG.

I Love Wallpaper Store

Tinggalkan Balasan