Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Bisnis

Jalankan Sistem Pertanian Modern, Radi: Dimanapun Kita Bisa Bertani

336
×

Jalankan Sistem Pertanian Modern, Radi: Dimanapun Kita Bisa Bertani

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG – Sumatra Barat dikenal sebagai salah satu lumbung pangan. Sentra pertanian yang tersebar di daerah ini, menjadi ujung tombak ketersediaan pangan, bahkan bagi daerah tetangga.

Namun, pola pertanian konvensional, menjadi terpuruk akibat berbagai keadaan. Apalagi sejak erupsi Marapi yang melontarkan abu vulkanik ke beberapa wilayah, menjadi salah sattu penyebab gagal panen yang dialami petani.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Karena itu, pola pertanian modern pun mulai dilirik sebagai pilihan. Tak melulu berharap mengolah lahan tanah yang luas, kini sistem pertanian modern dapat memanfaatkan lahan di mana saja. Termasuk rooftop dari sebuah bangunan.

“Pila pertanian modern ini sudah saya lakukan sejaka beberapa waktu belakangan. Memanfaatkan lantai atas ruko yang kami tempati, jadilah lahan yang dapat menghasilkan,” sebut Radi Alfurqani, pegiat pertanian modern di Padang Panjang kepada media Warta-1, Sabtu (1/6).

Dengan ketersediaan lantai atas bangunan yang ia tempati, pola pertanian dengan sistem fertigasi ia tekuni sebagai hobi.

Sistem fertigasi merupakan metode pertanian yang menggabungkan teknik irigasi dengan pemupukan (fertilisasi) secara langsung ke tanaman melalui air irigasi. Secara harfiah, fertigasi merupakan gabungan dari kata fertilisasi dan irigasi.

“Alhamdulillah, setelah mempelajari jenis tanaman dan pupuk yang diracik sendiri, hasilnya cukup memuaskan. Kita juga sedang garap salah satu lahan percontohan di halaman komplek Makopolsek Batipuh. Ke depan, kita juga akan garap lahan yang lebih besar,” sebut Radi yang berniat mengembangkan pola pertanian modern tersebut.

Radi menjelaskan, sistem fertigasi yang ia gunakan pada area pertaniannya itu, secara nyata sangat menguntungkan. “Banyak keuntungannya, salah satunya adalah penyerapan nutrisi tanaman meningkat dengan menggunakan sistem ini. Kita jadi tahu berapa nutrisi yang dibutuhkan masing-masing tanaman, dan itu langsung ke akar,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, sistem tersebut juga dapat meminimalkan risiko penyakit tanaman. “Dengan pola mengantarkan langsung pupuk langsung ke dalam sistem akar tanaman, sistem fertigasi dapat membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit yang umumnya ditularkan melalui tanah,” imbuh Radi.

Disebutkannya lagi, dengan mengalirnya pupuk bersamaan dengan air irigasi, fertigasi meningkatkan efisiensi penggunaan air dan kebutuhan pupuk secara keseluruhan.

“Jadi dengan sistem ini, bagi orang-orang yang tertarik untuk bertani, tidak ada lagi alasan lahan yang kurang, tanah yang tidak sehat atau lainnya. Di mana pun kita bisa jalankan program pertanian ini,” pungkas Radi. (ni)

I Love Wallpaper Store