Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Peristiwa

Sejumlah Wilayah Tanah Datar Dihantam Banjir Bercampur Lumpur Vulkanik

271
×

Sejumlah Wilayah Tanah Datar Dihantam Banjir Bercampur Lumpur Vulkanik

Sebarkan artikel ini
Kepala Kepolisian Sektor Batipuh Iptu Wadriadi turun ke lokasi terdampak banjir dan luapan material vulkanik Marapi. (Foto: JZ03FBI)

TANAH DATAR – Sabtu (11/5) malam, sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Datar dilanda banjir lahar dingin Gunung Marapi.

Dilaporkan dari berbagi lokasi, beberapa kecamatan Tak  luput dari luapan air bercampur lumpur vulkanik yang membawa material kayu dari lereng gunung tersebut.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

“Di perumahan kami juga airnya naik cukup tinggi. Dan semua warga di perumahan berlarian mencari tempat yang lebih tinggi,” demikian ujar salah seorang warga Perumahan Bukit Bintang Rizano di Kecamatan Rambatan.

Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar warga masih memilih berdiam di rumah-rumah tetangganya yang berada di dataran yang cukup tinggi.

“Masih takut kalau airnya naik lagi. Kami memilih sementara di rumah tetangga. Karena kami dengar tadi airnya naik sampai merendam rumah di blok A,” sebut warga itu kepada media Warta-1.

Sementara itu juga dilaporkan, sejumlah jembatan di sekitar Batusangkar juga terdampak. Bahkan, menurut warga yang dihubungi media ini, jembatan di Simpang Manunggal putus akibat terjangan banjir.

Di kecamatan Batipuh, juga terdampak cukup parah. Sejumlah jembatan diinformasikan putus dan ada beberapa jorong yang terisolir.

Kepala Kepolisian Sektor Batipuh Iptu Wadriadi kepada media ini menyampaikan, dirinya bersama anggota Polsek setempat telah meninjau tujuh titik terdampak banjir.

“Cukup parah. Untung saja warga cepat tanggap,” jelasnya.

Di Kecamatan X Koto, juga ada beberapa titik lokasi yang dilanda banjir besar. Pagu-pagu Pandai Sikek, Sangkua, dan wilayah sekitar Pemandian Lubuk Mato Kuciang juga terdampak cukup parah.

Radi Alfurqani bersama Nofri Yandri (Edi), Anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Padang Panjang yang terlihat mendampingi Kapolsek Wadriadi, menyampaikan bahwa sejumlah wilayah terdampak juga dikabarkan menghanyutkan rumah dan mobil milik warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh kepastian apakah ada korban jiwa yang diakibatkan bencana tersebut. (ni)

I Love Wallpaper Store