Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Peristiwa

Malam Hingga Dini Hari, Marapi Semburkan Material Vulkanik

453
×

Malam Hingga Dini Hari, Marapi Semburkan Material Vulkanik

Sebarkan artikel ini
Erupsi Marapi pada pukul 20.48, Kamis (4/4). Foto amatir dijepret oleh Roza Ibrahim warga Batipuh Tanah Datar. (source: akun FB Roza Ibrahim)

TANAH DATAR – Aktivitas vulkanik Gunung Marapi masih terus fluktuatif. Erupsi pada malam hari, Kamis (4/4) hingga dini hari Jumat (5/4) terjadi setidaknya dua kali menurut catatan petugas pengamat.

Menurut Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Ahmad Rifandi, dalam laporan tertulisnya di laman Magma ESDM, terjadi erupsi Gunung Marapi pada hari Kamis (4/4) pukul 20:48 WIB.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

“Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi 52 detik,” tulisnya dalam laporan itu.

Sejumlah warga di daerah Batipuh Tanah Datar, turut mendengar suara dentuman yang diakibatkan erupsi tersebut.

Warga di daerah itu sempat melihat semburan material vulkanik yang dilontarkan gunung berketinggian 2.891mdpl tersebut.

Sementara pada Jumat (5/4), pukul 02:24 WIB dini hari, terjadi erupsi Gunung Marapi dengan tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22.6 mm dan durasi 43 detik.

Sekaitan kondisi Marapi yang hingga kini masih di level III (Siaga), pemerintah melalui otoritas kegunungapian mengimbau masyarakat di sekitar Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan, agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Marapi.

Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

Selain itu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

Untuk diketahui, melansir Antara, erupsi Gunung Marapi berjenis eksplosif dan juga efusif. Erupsi tidak selalu terjadi pada kawah yang sama, tetapi bergerak membentuk garis lurus dengan arah timur hingga barat daya antara Kawah Tuo hingga Kawah Bongsu.

Aktivitas erupsi biasanya disertai suara gemuruh dengan produk erupsi dapat berupa abu, pasir, lapili, dan terkadang juga diikuti oleh lontaran material pijar dan bom vulkanik.(ist)

I Love Wallpaper Store