Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Peristiwa

Marapi Kembali Erupsi, Ini Kata Anggota RAPI

534
×

Marapi Kembali Erupsi, Ini Kata Anggota RAPI

Sebarkan artikel ini
Dok. Pribadi

PADANG PANJANG – Gunung Marapi, kembali erupsi, Rabu (3/4). Erupsi terjadi pada pukul 09.30 WIB dengan ketinggian kolom abu 1.500 meter di atas puncak.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi ini, terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 milimeter dan durasi sekitar 46 detik,”kata Kepala Pos Pengamat Gunung Marapi, Ahmad Rifandi melalui keterangan resminya, sesaat setelah erupsi terjadi.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Ahmad Rifandi menyebut, Gunung Marapi saat ini masih berada pada Status Level III (Siaga). Hal itu seiring dengan rekomendasi di antaranya, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki, pengunjung dan wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 kilometer dari kawah Verbeek.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

Selain itu, warga juga diimbau mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

Sementara itu, Denni Saputra, pegiat radio komunikasi dua arah yang juga anggota Radio antar Penduduk Indonesia (RAPI) menyebut pada media ini, seluruh elemen kebencanaan harus terus mewaspadai kondisi Marapi yang masih fluktuatif.

“Kita imbau masyarakat agar terus mewaspadai kondisi Marapi ini. Kami di RAPI Wilayah 06 Padang Panjang juga terus mencermati keadaan,” demikian imbau pemegang callsign JZ03FK itu.

Mengamini imbauan Denni, anggota RAPI Wilayah 06 lainnya, Radi Alfurqani, Sonny, dan Sunarso mengatakan, saat ini mereka bersama elemen yang ada terus memantau dampak yang terjadi sebagai imbas dari erupsi Marapi.

“Insya Allah kami tetap monitor secara bersama,” ujar mereka.

Untuk diketahui, melansir Antara, erupsi Gunung Marapi berjenis eksplosif dan juga efusif. Erupsi tidak selalu terjadi pada kawah yang sama, tetapi bergerak membentuk garis lurus dengan arah timur hingga barat daya antara Kawah Tuo hingga Kawah Bongsu.

Aktivitas erupsi biasanya disertai suara gemuruh dengan produk erupsi dapat berupa abu, pasir, lapili, dan terkadang juga diikuti oleh lontaran material pijar dan bom vulkanik.(ist)

I Love Wallpaper Store