Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Nasional

Berdampak Merusak, BMKG Ingatkan Bahaya Sesar Sumatera

64
×

Berdampak Merusak, BMKG Ingatkan Bahaya Sesar Sumatera

Sebarkan artikel ini
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono. (ANTARA FOTO)

PASAMAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali memberikan peringatan kepada masyarakat, untuk selalu siap melakukan langkah mitigasi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang ditimbulkan oleh Sesar Sumatera.

Dalam rangka perayaan Hari Meteorologi Dunia Ke-74, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menegaskan bahwa keberadaan Sesar Sumatera adalah kenyataan yang tidak bisa diabaikan, dengan potensi sumber gempa di daratan.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Hingga saat ini, kesadaran masyarakat dan pemerintah daerah di Provinsi Sumbar, cenderung lebih terfokus pada upaya mitigasi potensi gempa megathrust yang berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Padahal, ada juga ancaman gempa yang bersumber di darat akibat Sesar Sumatera, yang dapat terjadi kapan saja dan berpotensi menimbulkan kerusakan parah.

Rahmat menjelaskan, gempa bumi yang bersumber di darat tidak selalu memerlukan magnitudo besar untuk menimbulkan dampak kerusakan yang signifikan.

“Idealnya, magnitudo 6 saja sudah cukup merusak,” ungkapnya.

Dengan demikian, BMKG mengingatkan masyarakat dan pemangku kepentingan, potensi bencana tidak hanya terjadi di sepanjang Pantai Selatan Jawa atau Pantai Barat Sumatera. Ancaman juga dapat berasal dari gempa yang terjadi di daratan dan berpotensi menimbulkan korban.

Rahmat menjelaskan, Sesar Sumatera membentang dari Provinsi Lampung hingga Aceh. Di Provinsi Sumbar, beberapa kabupaten dan kota dilalui oleh patahan tersebut, antara lain Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Solok, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, dan sebagian Kota Padang Panjang. (antara)

I Love Wallpaper Store