Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Nasional

Menteri PPPA Ajak Pemilih Pemula Cerdas di Pemilu 2024

1277
×

Menteri PPPA Ajak Pemilih Pemula Cerdas di Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini

WARTA-1 – Jelang pesta demokrasi pada 14 Februari 2024 mendatang, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), ajak pemilih pemula untuk menjadi pemilih cerdas, dengan meningkatkan pemahaman terkait hak pilih dan menggunakan hak pilih tersebut.

“Kematangan politik sebuah bangsa memerlukan proses pembelajaran yang sangat panjang. Karena itu, proses pembelajaran tersebut perlu dimulai sejak dini sesuai dengan tahapan perkembangan dan kecerdasan anak, sehingga anak-anak tumbuh dengan perspektif positif tentang politik dan berkontribusi menciptakan kehidupan bernegara yang lebih baik, sebagai bagian dalam proses menciptakan Generasi emas 2045,” ujar Menteri PPPA Bintang Puspayoga.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Hal itu disampaikan Bintang saat menyampaikan sambutan pada Talkshow Forum Anak: Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula dengan tema “Anak Muda Pemilih Cerdas” yang diselenggarakan secara hybrid beberapa hari lalu.

Menteri PPPA memberikan pesan kepada Forum Anak, sebagai pemilih pemula untuk menjadi warga Negara aktif yang senantiasa menjalankan perannya menjadi 2P (Pelopor dan Pelapor) pada Pemilu 2024.

Gairah anak muda sebagai pemilih pemula harus terus ditingkatkan, sehingga dapat berperan sebagai 2P dengan menjadi Pemilih Cerdas dalam Pemilu 2024, dan berperan aktif turut mengawasi jalannya Pemilu.

“Sebagai pelopor, Bunda berharap anak-anak Forum Anak dan semua yang hadir di sini dapat mempelopori teman-temannya untuk menggunakan hak pilihnya dengan cerdas sebagai warga negara, dan tidak golput,” ujar Bintang.

Sebagai Pelapor, sambungnya, Forum Anak dan anak-anak muda diharapkan juga dapat membantu mengawasi jalannya Pemilu secara jujur dan adil. “Perlu kalian yakini bahwa 5 menit waktu kalian memilih dibilik suara nanti akan menentukan masa depan bangsa Indonesia,” tukas Bintang.

Menurut data Komisi Pemilihan Umum (KPU) (2023), dari 204,8 juta pemilih di tahun 2024, sebesar 25 juta adalah pemilih pemula (usia 17-25 tahun).

Namun dari sejumlah riset, antara lain yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia (2021) menunjukkan pandangan anak muda terhadap politik yang cenderung pesimis.

Wakil Ketua FAN Periode 2023-2025, Nabiel mengajak seluruh pemilih pemula untuk menggunakan hak suaranya saat Pemilu tanggal 14 Februari mendatang.

“Sebagai seorang anak, pemilu merupakan momentum dimana kita bisa memilih pemimpin yang dapat mewakili suara kita. Oleh karena itu, kita harus dapat menghargai perbedaan pendapat, dalam pelaksanaan pemilu terdapat nilai-nilai Pancasila,”ujarnya.

“Besar harapan saya untuk 2024, dapat mewujudkan pemilu yang adil dan transparan, dan pemilih pemula dapat ikut aktif dalam proses pemilu seraya menyuarakan pemilu ramah anak,” pungkas Nabiel. (SP)

I Love Wallpaper Store