Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Nasional

Rencana Penghentian Anggaran LPDP, Ledia Hanifa: Ini Tidak Realistis!

128
×

Rencana Penghentian Anggaran LPDP, Ledia Hanifa: Ini Tidak Realistis!

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah. Foto: Dep/nr

WARTA-1 – Isu terkait Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), mendapat sorotan tajam dari publik.

Pasalnya, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), berencana menghentikan sementara alokasi anggaran LPDPl itu dilakukan dengan alasan demi memperkuat pengembangan riset. Tentu, perkara ini patut dipertanyakan.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah menegaskan, keputusan pemerintah untuk menghentikan sementara alokasi LPDP tidak memiliki argumentasi yang kuat. Jika alokasi anggaran LPDP dialihkan untuk pengembangan riset, ia menilai tidak masuk akal.

Sebab, berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, ia menerangkan bahwa Pemerintah Indonesia memang memiliki kewajiban untuk mengalokasikan dana abadi riset.

Maka, jelasnya, alokasi anggaran pendidikan, salah satunya digunakan untuk kebutuhan beasiswa, dan alokasi dana abadi riset yang telah ditetapkan secara terpisah.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2021 tercantum bahwa LPDP memperoleh mandat untuk mengelola seluruh Dana Abadi di Bidang Pendidikan, yang terdiri dari Dana Abadi Pendidikan, Dana Abadi Penelitian, Dana Abadi Perguruan Tinggi, dan Dana Abadi Kebudayaan.

Selanjutnya, dalam penyaluran dan penerapannya, LPDP bersinergi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek), Kementerian Agama (Kemenag), dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).  

“Ini kan tidak jelas arahnya mau ke mana. Jangan-jangan nanti alokasinya untuk membiayai riset asal-asalan saja. Jika dana beasiswa ditarik ke dana abadi riset, tidak realistis. Pemerintah ini seharusnya membuat kebijakan anggaran pendidikan yang sistematis dan terukur,” ucap Ledia di Jakarta, Sabtu (27/1).

I Love Wallpaper Store