Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Daerah

Cetak 23 Jurnalis Muhammadiyah, PDM Pasbar Siap Lanjutkan Program

1888
×

Cetak 23 Jurnalis Muhammadiyah, PDM Pasbar Siap Lanjutkan Program

Sebarkan artikel ini

WARTA-1 – Bertempat di di Kompleks Pondok Pesantren Islamic Centre Muhammadiyah Alamanda Kinali Pasaman Barat, Ahad (17/12), Majelis Pustaka Informasi Dan Digitalisasi (MPID) PDM Kabupaten Pasaman Barat, selenggarakan Pelatihan Jurnalistik.

“Pelatihan jurnalistik ini, merupakan wadah bagi seluruh elemen Muhammadiyah di Pasaman Barat. Dan kali ini, merupakan pelatihan angkatan pertama, dengan peserta yang berasal dari Amaul Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan,” demikian disampaikan Denni Meilizon, selaku Wakil Ketua PDM Kabupaten Pasaman Barat dalam sambutannya di hadapan 23 orang peserta.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Menurut Denni yang juga jurnalis sekaligus penulis dan pegiat literasi di Pasbar itu, pentingnya pengetahuan dan keterampilan di bidang jurnalistik, bukan hanya milik para wartawan yang bekerja di media informasi.

Pelatihan yang mengangkat tema Mewujudkan Jurnalistik Muhammadiyah yang Profesional, Berintegritas, dan Berkemajuan itu, selain dinarasumberi oleh Denni Meilizon, juga menghadirkan narasumber dari Pemimpin Redaksi dan Wakil Pemimpin Redaksi media MenaraMu milik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatra Barat, Musriadi Musanif dan Nova Indra, dan Denni Meilizon.

Menurut Nova Indra, Wapimred MenaraMu dalam materinya Menjadi Blogger dan Mengenal Sistem Website, menjelaskan pentingnya memahami perkembangan dunia informasi digital.

“Saat ini, kita hidup di dua dunia. Dunia nyata dan maya. Dan sebagai person yang mengerti pertumbuhan teknologi yang kian pesat itu, saatnya kita memanfaatkan media informasi digital sebagai rumah kedua,” sebut pimpinan lembaga Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati yang berbasis di Kota Malang itu.

Dalam paparan materinya, penulis buku Langkah Mudah Menjadi Penulis itu mengatakan, kehadiran website sebagai wadah informasi sekaligus rumah kedua bagi setiap orang dan lembaga, menjadi ajang ekspresi positif.

“Di zaman modern dengan segala kecanggihannya ini, membangun imej positif adalah keniscayaan yang perlu diperhatikan secara sungguh-sungguh oleh setiap organisasi, lembaga, maupun person-person yang bergerak aktif di tengah masyarakat,” terang Nova yang juga Kader Utama di Tapak Suci Putera Muhamamdiyah itu.

Muhammadiyah, sambungnya, juga harus memanfaatkan literasi digital dalam bentuk ruang informasi positif untuk pengembangan diri dan lembaga.

“Hanya satu jalannya, memiliki media sendiri, mengembangkan informasi dan publikasi. Dengan begitu, peningkatan mutu serta pengembangan lembaga, akan terbantu. Kita punya hak menginformasikan diri dan lembaga, dan itu dijamin oleh perundangan yang ada,” sebut pengampu program Kota/Kabupaten Literasi yang tengah digarapnya di salah satu daerah di Sumbar.

Sementara itu, Denni Meilizon dalam paparan materi Sastra dan Jurnalistik menyebutkan, gerakan literasi menulis, merupakan bagian penting dari perkembangan dunia modern. Semua pihak memanfaatkan literasi menulis sebagai ajang ekspresi. Potensi-potensi yang ada di tiap pribadi dan lembaga, perlu mendapat ruang yang tepat.

Di lain pihak, Musriadi yang juga pemegang sertifikasi Wartawan Utama, menjelaskan terkait teknik penulisan karya jurnalistik di hadapan peserta. Dan setiap peserta yang hadir pada kesempatan itu, dibimbing untuk menghasilkan karya pertamanya berupa berita terkait lembaga mereka masing-masing.

Pada pelatihan jurnalistik angkatan pertama itu, turut dihadiri langsung oleh Kusnan, Wakil Ketua PDM Kabupaten Pasaman Barat, dan Andris, Ketua MPID PDM setempat. (ni)

I Love Wallpaper Store