Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Dunia

Israel Serang Jurnalis, Al Jazeera: Kejahatan Besar

670
×

Israel Serang Jurnalis, Al Jazeera: Kejahatan Besar

Sebarkan artikel ini
Wartawan yang bekerja di Jalur Gaza. (AFP)

WARTA-1 – Qatar Press Center (QPC), mengutuk pesawat militer Israel yang menargetkan koresponden Al Jazeera di Gaza, Wael Al Dahdouh, serta juru kamera Samer Abu Daqqa.

Al Jazeera mengumumkan, Daqqa tewas dalam serangan itu. QPC menganggap, menargetkan Wael Al Dahdouh menjadi kejahatan terbesar, karena keluarganya juga menjadi sasaran pada 25 Oktober lalu di rumah mereka. Akibat serangan kala itu, istri, putra dan putrinya tewas.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

“Pasukan pendudukan Israel terus membunuh dan menargetkan jurnalis, dengan jumlah jurnalis yang menjadi korban melebihi 85 orang,” kata QPC, dilansir dari The Peninsula Qatar, Sabtu (16/12).

QPC menyerukan kebebasan pers, dan mendesak organisasi hak asasi manusia dan media Reporters Without Borders agar melindungi jurnalis dan memastikan keselamatan mereka.

“Pernyataan ini menekankan perlunya mengambil inisiatif untuk melindungi jurnalis dan bergerak maju dalam gerakan global untuk memaksa pasukan militer Israel menghentikan pelanggaran terang-terangan mereka terhadap hukum dan konvensi internasional,” kata QPC.

Reporters Without Borders adalah organisasi nirlaba dan non-pemerintah internasional yang fokus pada perlindungan hak atas kebebasan informasi.

Mereka menekankan, kelanjutan upaya untuk berkontribusi dalam mengungkapkan kejahatan pendudukan melalui jurnalis yang menyaksikan agresi terang-terangan yang dilancarkan Israel terhadap warga sipil dan fasilitas sipil di Jalur Gaza sejak 7 Oktober.

“Kami memuji upaya profesional dan tekad mereka (Dahdouh dan Daqqa) untuk terus meliput berbagai peristiwa meskipun ada semua ancaman dan kejahatan yang dilakukan oleh penjajah,” pungkas QPC. (source: medcom)

I Love Wallpaper Store