Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Hukum

Polres Pasaman Barat Ringkus Tujuh Penambang Emas Ilegal

109
×

Polres Pasaman Barat Ringkus Tujuh Penambang Emas Ilegal

Sebarkan artikel ini

WARTA-1 – Jajaran Polres Pasaman Barat, kembali berhasil mengamankan tersangka Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Pasaman Barat, Selasa (28/11) kemarin.

Tim di bawah pimpinan Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat AKP Fahrel Haris, meringkus tujuh pelaku PETI di perkebunan Jorong Kampung Baru, Kecamatan Ranah Batahan.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Tujuh pelaku PETI, masing-masingnya berinisial AH (34), MA (47), SH (40), NA (37), IU (33), RS (39) dan RD (16). Empat di antaranya warga Sumatera Utara, dan tiga orang lain warga Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, saat  mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara), menjelaskan, penangakapan ketujuh pelaku berawal informasi dan laporan masyarakat Jorong Kampung Baru, Nagari Batahan Barat, Kecamatan Ranah Batahan.

“Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, tim operasional Satuan Reskrim Polres Pasaman Barat menuju TKP. Saat itu, petugas menemukan adanya penambangan emas secara ilegal dengan menggunakan alat berat ekskavator,” ujar Kapolres.

Diterangkan, setelah pihaknya melihat kegiatan penambang  ilegal itu. Akhirnya  sekitar pukul 04.00 Wib dini hari, petugas melakukan penggrebekan dan berhasil mengamankan tujuh orang pelaku beserta barang bukti.

“Saat petugas melakukan penangkapan terhadap tujuh orang pelaku, satu orang yang diduga operator alat berat berinisial AY (26) merupakan warga Kabupaten Padang Sidempuan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berhasil melarikan diri,” terangnya.

“Ketujuh pelaku yang saat diamankan, berperan kerja berbeda, AH, MA, SH , NA  IU sebagai anggota box. Sedangkan RS jadi penyuplai logistik untuk pekerja, dan RD sebagai helper alat berat,” jelas Kapolres Pasaman Barat itu.

Sekitar pukul 11.00 WIB, ulas Agung Basuki, timnya melakukan pengumpulan barang bukti PETI di lokasi. Selanjutnya dilakukan mobilisasi alat berat beserta para pelaku dan barang bukti lainnya ke Mapolres Pasaman Barat.

Sebagai langkah antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, personel Satuan Intelkam Polres Pasaman Barat dan Unit Intelkam Polsek Ranah Batahan serta Polsek Sungai Beremas, tetap melakukan monitoring situasi pasca penangkapan para Pelaku PETI.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti, berada ke Mapolres Pasaman Barat untuk dilakukan pemeriksaan oleh Satuan Reskrim Polres Pasaman Barat guna proses hukum lebih lanjut. (gmz)

I Love Wallpaper Store