Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Bisnis

Kerjasama dengan BRIN, Badan Pangan Nasional akan Pakai AI Perbaiki Data

155
×

Kerjasama dengan BRIN, Badan Pangan Nasional akan Pakai AI Perbaiki Data

Sebarkan artikel ini

WARTA-1 – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggandeng BRIN perkuat teknologi informasi penyatuan data pangan, mulai dari varietas hingga harga komoditas. 

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, penyatuan data itu memberi informasi akurat sehingga dapat merespons dengan cepat persoalan di lapangan. 

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

“Ini menjadi basis pengambilan kebijakan yang diperlukan dalam rantai pasok pangan,” ujar Arief di Bogor, dilansir Media Indonesia, Rabu (5/7).

Di zaman yang penuh tantangan seperti sekarang, menurutnya, ketersediaan pangan bukan lagi hanya program kementerian teknis saja. Kementerian/lembaga lain di luar Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan juga memiliki tanggung jawab untuk turut serta menjaga pasokan sesuai dengan kemampuan masing-masing. 

“Oleh karena itu kami bekerja sama dengan BRIN. Kerja sama ini mencakup pengembangan artificial intelligence (AI), dan kerja sama terkait teknologi informasi khusus lainnya,” tuturnya.  

Adapun, Sejumlah program yang kini telah berjalan adalah penyusunan standar mutu beras dan vanila, kajian posisi Indonesia dalam forum Codex Internasional, pemberian rekomendasi teknis penerbitan Sertifikat Penerapan Penanganan yang Baik (SPPB PSAT), hingga pengembangan AI untuk peramalan harga pangan.

Ke depan, Arief berharap kolaborasi tersebut bisa berjalan baik dengan tindak lanjut rapat koordinasi bersama dinas urusan pangan kabupaten/kota se-Indonesia. 

Sementara Kepala BRIN Laksamana Tri Handoko menyatakan lembaganya siap mendukung Bapanas. Dukungan itu hususnya dalam membuat kebijakan yang lebih saintis berbasis data karena kebijakan pangan yang tidak berbasis data dan angka bisa jadi masalah. 

Data yang tidak akurat bisa menimbulkan masalah dan dampaknya bisa menimbulkan inflasi, kemudian berdampak tidak hanya kepada petani dan konsumen, tetapi semua dunia usaha pada umumnya. 

“Indonesia membutuhkan data yang akurat. Semua lokasi menjadi penting untuk memastikan tidak hanya produksi, tetapi juga rantai pasok. Oleh karena itu, kita siap mendukung Pak Arief dan teman-teman di Bapanas,” ucap Tri. (medcom/Foto: MI/Anindya Zaskia)

I Love Wallpaper Store