Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Daerah

Menuju Suksesi Kepemimpinan Tanah Datar, Siapa Bisa Atasi Pengangguran?

231
×

Menuju Suksesi Kepemimpinan Tanah Datar, Siapa Bisa Atasi Pengangguran?

Sebarkan artikel ini
Working at home - remote work and studying during and after coronavirus pandemic

WARTA-1 – Tanah Datar merupakan kabupaten yang cukup luas. Tercatat, luas wilayah Luhak nan  Tuo ini adalah 1.336km2. Luas wilayah tersebut sekitar 3.16 persen dari luas wilayah Provinsi Sumatra Barat.

Wilayah Tanah Datar  memiliki topografi bergelombang hingga berbukit, dengan elevasi antara 200 – 1000 meter di atas permukaan laut. Artinya, beberapa wilayah di Tanah Datar bercuaca hangat, sementara wilayah lainnya cukup sejuk dengan Gunung Marapi, Singgalang, dan Gunung Sago sebagai pagarnya.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Mengemuka dalam Diskusi Politik Menuju 2024, yang digelar lembaga P3SDM Melati Research Center, Senin (26/6), penduduk Usia Kerja atau penduduk yang berusia 15 tahun ke atas di Kabupaten Tanah Datar tahun 2021, tercatat sekitar 259.754 orang. Dari total penduduk usia kerja, 66,88 persen di antaranya merupakan angkatan kerja.

Sebagian besar penduduk yang bekerja di Kabupaten Tanah Datar berstatus berusaha dibantu buruh tidak tetap/ tidak dibayar sebesar 23,77 persen dan berusaha sendiri sebesar 20,87 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang diperoleh dari perbandingan jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja, pada tahun 2021 tercatat sebesar 4,63 persen.

Artinya, dari 100 orang angkatan kerja di Kabupaten Tanah Datar, sekitar 4 hingga 5 orang diantaranya menganggur. Yang cukup mencengangkan, 17,18 persen di antara ditempati oleh warga dengan strata pendidikan sarjana, dan diikuti oleh strata Diploma sebesar 5,63 persen.

Dari data itu, artinya keterserapan angkatan kerja dengan strata pendidikan tinggi masih harus ditingkatkan lagi. “Bisa jadi hal itu karena tidak tersedianya ruang atau wadah pekerjaan bagi anak-anak Luhak nan Tuo yang sarjana dan diploma,” demikian ujar salah seorang narasumber diskusi.

“Ke depan, perlu kejelasan program para pemimpin daerah ini untuk mengatasi berbagai persoalan ketenagakerjaan tersebut. Bukan Cuma kegiatan seremonial saja,” sambungnya.

Secara terpisah, sekaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tinggal satu tahun lagi, sejumlah sumber yang diwawancarai media ini menyebutkan, Tanah Datar butuh sosok pemimpin yang benar-benar mampu menyediakan ruang-ruang pengembangan masyarakat.

“Potensi yang ada di masyarakat Tanah Datar sebenarnya cukup bagus, tinggal bagaimana program-program yang dilahirkan para pemimpin di daerah ini saja. Kita berharap yang akan jadi pemimpin adalah mereka yang memiliki pemikiran matang sebagai seorang ayah bagi masyarakat Luhak nan Tuo,” sebut sumber itu.

Kini, menjelang Pilkada yang akan digelar beberapa bulan setelah Pileg dan Pilpres di tahun mendatang, masyarakat Tanah Datar mulai serius membicarakan sosok yang cocok dijadikan pemimpin di daerah mereka.

“Yang jelas harus memiliki ‘raso jo pareso’ serta rasa tanggungjawab yang besar. Iko Luhak nan Tuo, semestinya pemimpin yang lahir di sini jadi teladan bagi semua pihak,” pungkas sumber tersebut. (*/Foto: iStockphoto)

I Love Wallpaper Store