Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Shopee Indonesia
Politik

Aturan Baru Soal Keterwakilan Caleg Perempuan Bakal Dikaji Bawaslu

190
×

Aturan Baru Soal Keterwakilan Caleg Perempuan Bakal Dikaji Bawaslu

Sebarkan artikel ini

WARTA-1 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menyatakan akan mengkaji aturan baru Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI soal teknis penghitungan persyaratan 30 persen bakal calon perempuan di satu daerah pemilihan.

Diketahui, Undang-Undang tentang Pemilu telah menggariskan keterwakilan perempuan pada daftar caleg dalam setiap dapil paling sedikit 30 persen. Kendati demikian, Pasal 8 ayat (2) PKPU Nomor 10/2023 memungkinkan persentase di bawah 30 persen. 

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Sebab, beleid tersebut mengatur soal pembulatan desimal ke bawah dalam hal penghitungan 30 persen bacaleg perempuan menghasilkan pecahan kurang dari 50 di belakang koma.

“Bawaslu secara internal akan mengkaji lebih lanjut dalam rangka menentukan sikap,” tegas anggota Bawaslu RI, Puadi seperti dilansir medcom.id, Minggu, (7/5).

Sebagai bagian dari satu kesatuan lembaga penyelenggara pemilu, kata Puadi, Bawaslu juga tentu akan membangun komunikasi dengan KPU.

“Yang jelas budaya komunikasi di antara penyelenggara perlu dibangun dengan semangat yang sama,” tambahnya.

Prinsipnya, kata Puadi, tahapan Pemilu 2024 yang sedang berjalan jangan sampai terganggu karena adanya ketidaksesuaian aturan dalam PKPU.

Terpisah, anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty memastikan pihaknya akan menerima permintaan audiensi dari koalisi perempuan untuk membahas PKPU soal keterwakilan caleg perempuan tersebut, pada Senin (8/5).

“Kita lihat progress besok ya, besok kami diskusikan pasca menerima audiensi,” ungkap Lolly. (medcom/Ilustrasi: Kompas.com/ Daspriani Y Zamzami)

I Love Wallpaper Store