Gulir ke bawah
Blibli.com
Shopee Indonesia
iStyle ID
Daerah

Felly Estelita: Perlunya Kampanye Masif Untuk Turunkan Angka Stunting

145
×

Felly Estelita: Perlunya Kampanye Masif Untuk Turunkan Angka Stunting

Sebarkan artikel ini

WARTA-1 – Pemerintah saat ini menargetkan persoalan stunting atau gagal tumbuh kembang anak akibat gizi kronis di seluruh daerah bisa turun menjadi 14 persen di tahun 2024.

Akan tetapi di beberapa daerah seperti Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan angka prevalensi stunting cukup tinggi di angka 33 persen, masuk kedalam 5 terbesar dari 10 daerah yang ada di Indonesia. Hal tersebut terungkap saat Kunjungan Komisi IX DPR RI, melakukan Kunjungan Spesifik ke Kantor Pemerintahan Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, beberapa hari lalu.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene menanggapi hal tersebut, menyampaikan untuk menangani persoalan stunting, perlu adanya kampanye masif atau perlunya edukasi yang baik dari pemerintah setempat, tokoh agama maupun masyarakatnya itu sendiri.

Ia memaparkan, penyebab stunting adalah karena tidak terjaganya kebersihan lingkungan, buruknya fasilitas sanitasi dan akses air bersih.dan juga rendahnya asupan gizi sejak janin hingga bayi umur 2 tahun.

“Oleh sebab itu saya menginginkan pihak-pihak terkait bisa duduk bersama dan fokus membicarakan penanganan stunting, agar kedepanya persoalan ini, tidak terus meningkat akan tetapi bisa turun dan mencapai target daripada yang diinginkan pemerintah. Anak-anak  bisa tumbuh kembang dengan baik dengan pola pengasuhan yang maksimal,” ungkap Felly.

Ia berharap peran penting orang tua dalam tumbuh kembang anaknya, bisa dipantau terus, penuhi asupan gizi dan pahami hidup sehat. Jika terlihat ada gejala penyakit stunting diperlukan koordinasi dengan posyandu terdekat agar mengetahui bagaimana penangananya.

Tidak hanya diperlukan pula pemeriksaan kesehatan anemia bagi anak secara berkala. Pasalnya, kata Felly, jika pada saatnya nanti mereka menikah dan memiliki penyakit anemia bisa berpengaruh, dan besar kemungkinan anak tersebut bisa stunting.

“Agar dapat mengatasi persoalan stunting perlu adanya kesadaran dari kita sendiri maupun edukasi secara terus menerus yang harus dilakukan agar masyarakat memahami dan melakukan pola hidup sehat lebih baik, seperti disampaikan hari ini pada pertemuan tidak hanya orang miskin yang bisa terkena penyakit stunting, namun orang yang finansialnya tercukupi, anaknya bisa juga terkena stunting dan itu semua tidak menjamin anak bisa sehat jika mereka tidak memahami persoalan kesehatan. Jadi kita perlu sekali untuk mengetahui hidup sehat seperti apa,” ucap Politisi Partai NasDem itu. (parlementaria/Foto: Runi/man)

I Love Wallpaper Store