Gulir ke bawah
Bisnis

Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023, Kebangkitan Ekonomi Daerah di Nusantara

107
×

Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023, Kebangkitan Ekonomi Daerah di Nusantara

Sebarkan artikel ini

WARTA-1 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan meluncurkan program ‘Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023” di Teater IMAX Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Sabtu, (28/1).

Peluncuran KEN 2023 itu, sebagai upaya menggeliatkan ekonomi dengan menghadirkan event-event daerah yang berkualitas.

Gulir ke Bawah
Selamat Membaca

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan tertulisnya yang diterima InfoPublik, Kamis (26/1) mengatakan tahun ini KEN kembali merangkum 110 event unggulan yang telah terkurasi dari 291 event usulan Dinas Pariwisata Provinsi se-Indonesia.

Proses kurasi KEN 2023 sendiri katanya, telah dilakukan pada November – Desember 2022 oleh tim kurator profesional.

“Nantinya peluncuran KEN 2023 akan dikemas dalam bentuk festival dimana ada showcasing kekayaan budaya dan event nusantara serta mempromosikan KEN secara lebih luas kepada masyarakat dengan semangat Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI),” kata Menparekraf.

Sandiaga mengungkapkan, dalam peluncuran KEN 2023 terdapat enam area aktivasi interaktif yang merupakan hasil kolaborasi dengan daerah, asosiasi, dan komunitas. Mulai dari penampilan seni dan budaya, experience mini eventworkshop kriya dan demo masak, berkarya daur ulang, hingga pameran produk UMKM (kuliner, kriya, dan fesyen).

Selain itu, juga akan dimeriahkan oleh sejumlah pegiat seni dan seniman musik yang berasal dari berbagai daerah.

“Saya berharap para kepala daerah dapat hadir di acara launching ini dan juga terus meningkatkan kualitas dari event-nya menjadi daya tarik wisata di daerah. Seperti di Bali yang sangat epik dan fenomenal adalah PKB (Pesta Kesenian Bali) dan juga beberapa event yang sudah bertingkat internasional. Sehingga dapat menjadi daya tarik wisata baru membuka peluang usaha dan menggeliatkan ekonomi,” ungkap Menparekraf. (infopublik/Ilustrasi: Dok. Kemenparekraf)