Gulir ke bawah
Nasional

KPU Gandeng IPB Kembangkan Aplikasi untuk Pemilu 2024

143
×

KPU Gandeng IPB Kembangkan Aplikasi untuk Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini

WARTA-1 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) tandatangani nota kesepahaman tentang Pemanfaatan Information and Technology (IT) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Ketua KPU, Hasyim Asy’ari dan Rektor IPB University, Arif Satria. Dalam kesempatan ini juga ditandatangani Perjanjian Kerjasama (PK) antara KPU dengan IPB University tentang pengembangan aplikasi khusus Sistem Informasi Data Pemilih dalam Pemilu tahun 2024.

Gulir ke Bawah
Selamat Membaca

Perjanjian ini ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal KPU, Bernard Dermawan Sutrisno dan Wakil Rektor Bidang Sumberdaya, Perencanaan dan Keuangan IPB University, Agus Purwito.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengucapkan terima kasih kepada IPB University atas kesediaan dan dukungannya untuk KPU.  “Kerja sama ini dilakukan karena KPU memiliki misi untuk mengoptimalisasikan IT demi peningkatan layanan kepemiluan di Indonesia,” ucapnya.

Ia menyampaikan, KPU telah banyak mendapat bantuan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ia menilai otoritas keilmuan berada di kampus sehingga sudah selayaknya bisa bekerja sama dengan kampus.

Ketua KPU meyakini kinerja sumberdaya manusia dari perguruan tinggi itu berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, kerjasama pihak kampus dapat mem-backup dan menjaga integritas KPU.

“Terimakasih atas kesediaan IPB untuk membantu KPU dalam membangun sistem informasi daftar pemilu. Sistem ini penting, mengingat Indonesia secara global dengan basis populasi jumlah penduduk yang besar memiliki sistem demokrasi elektoral terbesar ke tiga dunia,” tambahnya.

Selain itu terkait kerja sama pendidikan, Hasyim mengulas tentang pendidikan untuk tenaga KPU dan keterlibatan mahasiswa untuk bertugas menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dimana mereka berdomisili sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP). (ist/medcom)