Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Dunia

Menteri Dalam Negeri Jepang Mengundurkan Diri Susul Anggota Kabinet Lain

513
×

<strong>Menteri Dalam Negeri Jepang Mengundurkan Diri Susul Anggota Kabinet Lain</strong>

Sebarkan artikel ini
Japan's internal affairs minister, Minoru Terada (C), answers questions from reporters at the prime minister's official residence in Tokyo on November 20, 2022. - Terada resigned on November 20 over a series of campaign finance scandals, becoming the third member of Prime Minister Fumio Kishida's cabinet to step down in less than a month. (Photo by JIJI PRESS / AFP) / Japan OUT

WARTA-1 – Minoru Terada, Menteri Dalam Negeri Jepang tiba-tiba mengundurkan diri. Ia menjadi anggota Kabinet ketiga yang mengundurkan diri dalam waktu kurang dari sebulan.

Pengunduran diri Terada diduga terkait dengan skandal pendanaan Gereja Unifikasi. Setelah pembunuhan mantan perndana menteri Shinzo Abe pada Juli lalu, pemerintah Jepang mengungkapkan hubungan yang dalam dan lama antara politisi Partai Demokrat Liberal yang berkuasa dan Gereja Unifikasi, sebuah kelompok yang menurut para kritikus adalah aliran sesat.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Minoru Terada mengajukan pengunduran dirinya ke Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida setelah media melaporkan perdana menteri bersiap untuk memecatnya. Kantor Kishida tidak dapat dihubungi untuk mengomentari laporan tersebut.

Terada, yang dikecam karena beberapa skandal pendanaan, mengakui bahwa salah satu kelompok pendukungnya telah menyerahkan dokumentasi pendanaan yang seolah-olah ditandatangani oleh orang yang telah meninggal.

Kishida mengatakan, dia telah menerima pengunduran diri Terada untuk memprioritaskan debat parlemen, termasuk pembahasan anggaran tambahan kedua untuk tahun fiskal yang berakhir Maret.

Ditanya tentang fakta bahwa tiga menteri telah mengundurkan diri sejak 24 Oktober, Kishida mengatakan dia ingin meminta maaf.

“Saya merasakan tanggung jawab yang berat,” katanya kepada wartawan. Ia menambahkan bahwa dirinya berencana secara resmi menunjuk pengganti Terada pada Senin pagi.

Dia kemungkinan akan mencalonkan Takeaki Matsumoto, mantan menteri luar negeri, demikian dilansir dari NHK, Minggu (20/11).

I Love Wallpaper Store