Gulir ke bawah
Bisnis

Menteri PPPA Ajak Masyarakat Dukung dan Beli Hasil UMKM Perempuan Indonesia

376
×

Menteri PPPA Ajak Masyarakat Dukung dan Beli Hasil UMKM Perempuan Indonesia

Sebarkan artikel ini
(Dok. Biro Hukum dan Humas Kemen PPPA)

WARTA-1 – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga membuka sekaligus memandu langsung acara Bazar Virtual “Belanja Yuk! Bangga Buatan Perempuan Indonesia” 2021.

Bazar Virtual itu dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-93 Tahun 2021. Bazar ini diselenggarakan dalam upaya mendukung dan memberikan ruang bagi perempuan pelaku UMKM di Indonesia untuk memasarkan produknya dengan jangkauan pasar yang lebih luas, karena dipasarkan secara online.

Gulir ke Bawah
Selamat Membaca

“Kegiatan bazar virtual yang diselengarakan hari ini, bertujuan untuk memotivasi karya-karya perempuan Indonesia dengan kita ikut membeli dan kemudian juga mempromosikan karya yang dihasilkan oleh perempuan,” ungkap Bintang.  

Lebih lanjut Bintang mengatakan, “hal ini sejalan dengan upaya kita untuk mewujudkan perempuan berdaya khususnya para pelaku UMKM perempuan. Bazar ini juga terselenggara bekat kerjasama Kemen PPPA dengan mitra di bawah binaan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), Dharma Pertiwi, ASSPUK (Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil – Mikro), KAPAL Perempuan.”

Bintang mengatakan, perempuan merupakan ujung tombak kesuksesan UMKM di Indonesia. Pandemi Covid-19 telah berdampak langsung pada pelaku usaha, khususnya UMKM perempuan, seperti omset yang menurun drastis, hingga usaha yang terpaksa harus ditutup. 

“Bazar virtual ini dapat menjadi salah satu solusi terhadap permasalahan UMKM yang muncul akibat pandemi Covid-19. Merupakan kebanggaan bagi saya pada hari ini dapat menyapa langsung para perempuan hebat yang telah berkontribusi nyata melalui karya-karyanya. Apresiasi yang setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada koordinator para pengrajin yang telah mengumpulkan para pengusaha perempuan pada Bazaar ini,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar Bazaar ini tidak dijadikan sebagai ajang kompetisi, melainkan kesempatan untuk saling mendukung, saling berbagi, saling menginspirasi, dan saling memotivasi. “Karena, hanya dengan saling berdaya dan memberdayakan satu sama lain, perempuan dapat mencapai kemajuan,” ucap Bintang. 

Dalam kesempatan tersebut, Bintang juga mengajak seluruh peserta yang hadir baik offline maupun online, untuk terus mendukung para pelaku usaha perempuan dengan turut berbelanja dan mempromosikan produk-produk pada bazaar ini. Tentunya tidak terbatas pada hari ini dan di tempat ini saja, tetapi juga kepada seluruh pengusaha perempuan Indonesia. 

“Saya yakin secara kualitas, produk UMKM perempuan ini tidak kalah dengan produk-produk pabrik, juga produk impor. Jika para hadirin sekalian masih belum merasa kualitasnya memuaskan, berilah masukan, pendapat, dan kritik yang membangun bagi para pelaku usaha. Dengan begitu, kita bersama-sama turut berkontribusi demi kemajuan perempuan Indonesia, dan juga kesejahteraan bangsa,” imbuhnya. 

Bintang juga mengingatkan kembali makna Peringatan Hari Ibu di Indonesia bukanlah sekedar Mother’s Day atau hari untuk ibu, melainkan untuk mengenang Kongres Perempuan I pada 22 Desember 1928, yang merupakan momentum perjuangan para perempuan bangsa yang bersatu untuk memperoleh hak-haknya dan sekaligus bergerak bersama untuk meraih kemerdekaan.

Dengan begitu, momentum ini merupakan perayaan bagi semua perempuan bangsa yang ingin maju, mandiri, tangguh, dan berdaya, tanpa memandang usia dan latar belakang termasuk perempuan yang berjuang menjadi pahlawan ekonomi Indonesia melalui beragam produk UMKM. (SP)