Gulir ke bawah
Bisnis

Menparekraf: Vaksinasi Jadi Kunci Bangkitnya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

349
×

Menparekraf: Vaksinasi Jadi Kunci Bangkitnya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Sebarkan artikel ini

WARTA-1 – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengingatkan jika vaksinasi menjadi salah satu kunci menekan penyebaran Covid-19.

Menparekraf Sandiaga Uno memantau pelaksanaan vaksinasi di kampus STP Bandung, 17 Juli 2021. (dok. Biro Komunikasi Kemenparekraf)

Vaksinasi akan menciptakan kekebalan komunal (herd immunity), sehingga ekonomi dapat bangkit dengan terbukanya kembali lapangan kerja.

Gulir ke Bawah
Selamat Membaca

Khususnya di pariwisata dan ekonomi kreatif yang merupakan salah satu sektor dengan tingkat multiplier effect tinggi.

Sejak Februari 2021, Kemenparekraf sudah melakukan vaksinasi terhadap lebih dari 160 ribu pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah. Hal ini berkat kerja sama dengan dunia usaha, institusi pendidikan, serta stakeholder lainnya.

Untuk itu, Menparekraf terus mendorong agar seluruh unsur pentahelix ‘berkolaboraksi’ untuk menghadirkan sentra vaksinasi.

Ini agar target yang ingin dicapai oleh Kemenparekraf sampai dengan September 2021 untuk melalukan vaksinasi terhadap lebih dari 450 ribu pelaku parekraf dan masyarakat dapat tercapai.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menunda vaksin, serbu sentra vaksinasi terdekat, yakinkan kerabat dan keluarga untuk segera divaksin. Karena vaksin ini sudah terbukti menjadi benteng kuat, seandainya kita terkena virus, maka gejalanya cenderung ringan atau tanpa gejala sama sekali,” kata Sandiaga, dikutip dari keterangannya pada Jumat (13/8/2021).

Ia juga berpesan agar masyarakat yang belum atau yang sudah divaksin tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga saat membuka secara daring dua kegiatan vaksinasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (12/8/2021).

Sandiaga mengungkapkan, vaksinasi juga bertujuan untuk menebar optimisme di tengah-tengah masyarakat yang terdampak oleh pandemi Covid-19. (sumber: liputan6)