Gulir ke bawah
Peristiwa

Bongkar Pelecehan Seksual Gofar Hilman, Korban Lain Buka Suara

347
×

Bongkar Pelecehan Seksual Gofar Hilman, Korban Lain Buka Suara

Sebarkan artikel ini

Warta-1 – Akun Twitter @quweenjojo yang mengklaim menerima perbuatan tak senonoh dari penyiar Gofar Hilman bersuara semakin lantang. Tak ingin dituding pansos, dia pun merilis sebuah bukti. 

Bukti tersebut berupa sebuah video singkat yang diambilnya dari Instagram Story miliknya, pada 20 Agustus 2018, sekitar pukul 02.20 WIB. Dia berpose bersama pria mirip Gofar Hilman yang terlihat menjulurkan lidahnya ke arah kamera. 

Gulir ke Bawah
Selamat Membaca

“Gue baru ingat, lo mabuk saat itu. Just in case, lo lupa dengan kejadian itu. Ya, walaupun keterlaluan juga sih kalau (lo) lupa. Ini video yang gue ambil tepat sebelum kejadian itu. I was that girl (aku perempuan itu),” ujarnya pada Rabu (9/6/2021). 

Dalam cuitan berbeda, @quweenjojo berharap, pengunjung lain yang berada di lokasi kejadian kala itu untuk bersedia buka suara. Pasalnya, tak mudah baginya untuk mengumpulkan bukti atas peristiwa yang terjadi 3 tahun silam.

“Aku sudah komunikasi dengan manajemen Gofar dan panitia acara. Mereka mengaku, tak melihat kejadian yang aku alami. Aku tekankan, bukan berarti hal itu enggak terjadi,” tuturnya menambahkan.

Pada lanjutan keterangannya, korban mengaku hingga kini masih merasa sangat trauma, meski peristiwa itu sudah terjadi pada 2019. “Sampai sekarang tanpa sadar, gue masih gemetar dan punya emosi terpendam setiap tak sengaja melihat dia di TV,” ungkap korban. 

Dia menambahkan, “Gue memilih untuk sebisa mungkin memblokir orang itu. Semua keyword atau akun sosmednya gue mute biar enggak muncul di home/eksplore atau apapun.”*

Setelah akun Twitter @quweenjojo membongkar tindak dugaan pelecehan seksual itu, kini muncul korban baru. Perempuan itu sengaja membagikan ceritanya lewat akun palsu, @clairenanno. 

“Gue mau cerita karena gue dan temen-temen gue mengalami (pelecehan seksual) juga. Sorry pakai fake account, karena gue belum cukup berani pakai personal account gue,” ujar akun @clairenanno tersebut. 

Ia kemudian membagikan gambar tangkapan layar tweet-nya tepat di hari kejadian mengalami pelecehan itu, pada 14 Februari 2020. Bermula ketika @clairenanno dan teman-temannya mengunjungi sebuah tempat dan meminta foto kepada artis di sana. 

“Singkatnya, di situ kami minta foto sama seorang artis gitu. By the way, keadaan dia sudah mabuk parah. Sedangkan gue dan teman-teman enggak minum sama sekali,” tuturnya. 

Saat berfoto, @clairenanno merasa ada kejanggalan. Ia merasa sang artis yang sedang mabuk itu sengaja menyentuh bagian sensitifnya. 

“Tapi tangan dia enggak benar-benar di pinggang, tapi menyentuh payudara gue. Kaget dong, akhirnya gue kasih kode kalau gue merasa risih. Terus tangannya turun tepat ke bawah payudara gue. Di bawah bra gitu lah,” tulisnya.  (sumber: liputan6/Foto: IG@pergijauh)