Gulir ke bawah
Blibli.com
iStyle ID
Shopee Indonesia
Bisnis

Tertekan Dolar AS, Harga Emas Dunia Bergeser dari Level USD1.900

364
×

Tertekan Dolar AS, Harga Emas Dunia Bergeser dari Level USD1.900

Sebarkan artikel ini

Sebelumnya, harga emas turun dari level kunci USD 1.900 per ounce pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi waktu Jakarta).

Pendorong pelemahan harga emas ini karena tekanan dari dolar AS dan imbal hasil surat utang AS.

Gulir ke Bawah
Blibli.com
Selamat Membaca

Penguatan dolar AS dan obligasi AS ini membuat daya tarik emas kembali meredup meskipun ekspektasi pasar masih dovish.

Mengutip CNBC, Kamis (27/5), harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD 1.893,20 per ounce para pukul 14.14 EDT, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 8 Januari 2021 di USD 1.912,50 per troy ounce.

Sedangkan untuk harga emas berjangka AS ditutup naik 0,2 persen menjadi USD 1.901,20 per ounce.

Analis senior OANDA Edward Moya mengatakan, kenaikan imbal hasil obligasi AS dan penguatan dolar AS memberikan beberapa alasan orang atau investor keluar dari emas. Hal ini membuat harga logam mulia tersebut turun dari level kunci.

“Tapi kami masih akan melihat harga emas terus naik dan level USD 1.950 sepertinya adalah tujuan jangka pendek,” jelas Moya.

Imbal hasil obligasi AS dengan janga waktu 10 tahun yang menjadi patokan naik. Hal ini menjadi lawan yang berat bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil di luar kenaikan harga.

Sementara indeks dolar AS pulih dari posisi terendah, membuat harga emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. (ist)

I Love Wallpaper Store